GTK MTs Negeri 34 Jakarta Torehkan Prestasi di Antologi Cerpen Antikorupsi KPK RI

Jakarta (Humas MTsN 34 Jakarta)— Prestasi membanggakan kembali diraih oleh tenaga pendidik MTs Negeri 34 Jakarta. Dua guru sekaligus, yakni Dra. Hj. Halwati, M.A., Kepala Madrasah MTs Negeri 34 Jakarta, dan Wahyuni Budi Hastuti, M.Pd., guru bidang studi IPA, berhasil menorehkan prestasi di bidang literasi dengan terpilihnya karya cerpen mereka dalam buku antologi cerpen antikorupsi yang digagas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Naskah cerpen karya Dra. Hj. Halwati, M.A. yang berjudul “Amanah yang Tergadai” serta cerpen karya Wahyuni Budi Hastuti, M.Pd. berjudul “Lirih dalam Rumah Kontrakan” berhasil lolos kurasi ketat bersama karya-karya terbaik lainnya dari total 1.581 penulis se-Indonesia.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi RI dengan berbagai komunitas literasi, di antaranya FORPAK API Banten, Forpaknas, Pena Integrasi, Yayasan Rumah Indonesia Menulis, serta SIP Publishing. Program ini menjadi salah satu bentuk perlawanan terhadap praktik korupsi melalui kekuatan literasi dan narasi.

Buku antologi cerpen antikorupsi tersebut resmi diluncurkan pada 23 April 2026 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK RI. Kegiatan ini sekaligus mencatatkan prestasi dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai salah satu karya kolaboratif terbesar dalam penulisan cerpen antikorupsi.

Selain peluncuran buku, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang telah berpartisipasi dalam gerakan literasi antikorupsi ini.

Wahyuni Budi Hastuti, M.Pd. mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut.
Ia menyampaikan, “Saya merasa senang bisa berkontribusi pada event penulisan cerpen antikorupsi dalam pencapaian rekor MURI. Jumlah peserta mencapai angka empat ribuan, yang mengirim naskah sekitar seribu lima ratusan, dan yang lolos kurasi ada seribu empat ratusan. Alhamdulillah cerpen saya bisa lolos kurasi dan dapat mengikuti acara launching buku di Auditorium Randy Yusuf Gedung KPK Jakarta.”

Lebih lanjut, ia juga memberikan pesan inspiratif, “Mari manfaatkan waktu selagi Allah beri kesempatan. Menulis itu bukan bakat, maka mari tetap berusaha mencoba memberanikan diri menyusun kata hingga menjadi sebuah karya.”

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga MTs Negeri 34 Jakarta untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam gerakan positif, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi melalui dunia pendidikan dan literasi.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below