
Jumat, 23 Desember 2016 pukul 23.57 WIB saat saya sedang tertidur lelap diheningnya malam. Desiran ombak besar di malam hari pun ikut menjadi musik pengiring tidur di ruangan berukuran 3×3 M2. Rumah yang saya tempati hanya berjarak 20 meter dari bibir pantai tempat Saya mengabdi di Desa Sikabau kecamatan Koto Balingka Pasaman Barat. Keheningan tersebut seketika pecah tatkala terdengar suara ketukan pintu yang agak keras, di tengah ketukan pintu itu terdengar suara orang yang sepertinya tidak asing di telinga Saya. memanggil nama Saya “assalamu’alaikum, Mr. Rizki… Mr. Rizki!!â€Â  dengan hati yang penuh tanya, Saya bergegas menuju pintu dan membukakannya, dan benar ternyata itu adalah dua murid Saya di SMP 4 Koto Balingka tempat saya mengajar.
Saya : “Wa’alaikumussalam, ada apa?, kok kalian malam-malam begini ke rumah Mr. Rizki? Inikan udah jam Mr. Rizki istirahat.â€
Murid  : “Iya maafkan kami Mr., kami mau minta tolong sama Mr.!†Sahut murid Saya dengan nada bicara yang terengah-engah dan wajah yg begitu pucat.
Saya : “Ya sudah, emang ada apa?â€
Murid : “Tolong Mr. ada yang kesurupan!!â€.
Saya : “Siapa? Kok kalian ke sini? Mr. Rizki guru Bahasa Inggris kalian, bukan guru spiritual kalian, Mr. Rizki tidak bisa ngobatin orang kesurupanâ€.
Murid : “Bukan begitu Mr., kita tidak ada yang ngerti, dia bicara apa!â€
Saya : “lho, Maksud kalian? Ini kan ranah kalian kok kalian sendiri g ngerti?â€
Murid : “Bukan begitu Mr Rizki, yang kesurupan bicara nya pake Bahasa Inggris Mr., kita tidak ada yang ngerti, dia bicara sendiri gituâ€
Saya : “Ah yang benar kalian ini!â€
Murid : “Benar Mr. Rizki, tolong Mr. ajak komunikasiâ€
Saya sempat terdiam sejenak untuk berfikir dan memastikan bahwa hal ini benar-benar terjadi di dunia nyata dan bukan dalam mimpi. Setelah itu Saya memutuskan untuk pergi dan berwudhu terlebih dahulu, karena saya yakin bahwa wudhu adalah senjata nya orang mukmin. Kemudian saya bergegas menuju ke rumah orang yang kesurupan tersebut dengan menggunakan sepeda motor bersama kedua murid Saya.
Saat itu jam menunjukkan pukul 00.10 WIB suasana malam di pesisir benar-benar membuat Saya semakin berfikir keras akan hal yang Saya hadapi ini. Suasana dingin pun menambah mencekamnya tengah malam itu, Setelah lima menit dalam perjalanan, sampailah Saya di rumah tujuan, suasana di rumah itu sudah terlihat berbeda dengan banyaknya orang yang sudah berkumpul di depan rumah itu. Sebagian mereka menunjuk Saya seraya berkata “itu Mr. Rizki†Saya merasa layaknya seorang paranormal yang sedang ditunggu kehadirannya.
           Akhirnya saya masuk ke dalam rumah tersebut, Di sana terdapat sekitar 20 orang duduk di tiap sisi dinding mengelilingi seorang gadis yang terbaring ditengah mereka, 3 orang lelaki dewasa dengan tubuh kekar memegangi gadis yang sedang meronta-ronta itu. Alangkah kagetnya Saya bahwa gadis yang kesurupan itu adalah murid Saya sendiri “Dea Alpiana†siswi kelas X di SMA Citra Insani yang periang dan energic. Segenap keluarga menyambut dan mempersilakan Saya untuk segera langsung menghampiri Dea, suasana rumah begitu berbeda, semua orang terdiam dan pandangan tertuju kepada saya dan gadis yang sedang terbaring di samping saya. Jantung Saya seketika berdetak sangat keras, badan Saya yang mulanya kedinginan seketika menjadi panas, bulu kuduk Saya pun ikut berdiri, karena ini merupakan kali pertama Saya bertatap wajah langsung dengan orang sedang dirasuki makhluk halus.
Akhirnya saya duduk di sisi gadis tersebut, saat gadis itu menyadari ada orang yang duduk disisinya seketika ia menoleh ke arah Saya dengan tatapan yang begitu tajam, mata itu bukan mata murid saya, ingin rasanya saya pergi dari tatapan itu, tapi ada sesuatu yang harus saya Tanya padanya, akhirnya Saya memberanikan diri untuk membuka percakapan dengan nya dengan menggunakan Bahasa inggris.
Saya : “Who are you?â€
Diana : “My name is Diana, my father from Holland and my mother from Americaâ€
Saya : “What make you come into my student’s body?â€
Diana  : “She is arrogant, she said we will not be able to come into her body. So we choose to come into her body now.â€
Saya : “Forgive her please, we will give her an advice then, so can you out from her body now?â€
Diana : “I can’t, I have to wait until 3 am, because if I do before the time, my queen will be angry to meâ€
Percakapan terus berlanjut, saya berasumsi bahwa ini bukanlah Dea murid saya, saya tau kemampuan berbahsa inggris dia yang belum sejauh itu, aksen nya pun berbeda, ini bukan Dea melainkan Diana yang sedang merasuki raga muridku. Diana memberitahukanku banyak hal, dari penyebab kematian keluarganya, penyebab dia tidak bisa keluar dari tubuh Dea. Siapakah ratu itu, Di mana ia tinggal selama ini, Apa tujuan dia merasuki tubuh Dea, Sampai saat dimana dia memberitahu bahwa ia beragama Kristen dan ingin kita mengajaknya ke Gereja untuk beribadah, bahkan dia meminta untuk bertemu dengan keluarganya di Amerika.
Sempat terbesit olehku jika benar-benar mengabulkan keinginannya untuk bertemu ayahnya di Amerika, dimulai dari booking pesawat, check in, ikut landing dan take off dipesawat. Astaghfirullah fokus ki, itu gak akan terjadi. Saat kami tidak bisa memenuhi permintaannya dia terus memberontak dan membuat saya harus ikut memegangi tangannya. Tiga orang lelaki dewasa yang memegang kaki dan tangannya pun mulai lemas kehabisan tenaga, rupanya dia pun mencapai batasnya sampai akhirnnya dia berbicara kepada kami bahwa dia ingin beristrahat.
“hey, don’t disturb me I want to sleep†ucap Diana
“its oke I will not disturb you Diana†jawab Saya
Kemudian pihak keluarga Dea meminta Saya untuk sekali lagi bertanya padanya bagaimana cara agar dia mau keluar dari tubuh Dea sebelum jam 3 pagi. Saya sempat menolak, namun pihat keluarga memohon untuk sekali lagi menanyakan hal itu. Akhirnya, Saya memutuskan untuk menanyakan hal itu dan membangunkan Diana yang sedang tertidur. Saya membangunkan Diana layaknya seperti membangunkan orang tidur pada umumnya dengan menggoyangkan kakinya, kalian tahu apa yang terjadi setelah itu? Yes, saat sedang membangunkannya, seketika kakinya langsung menendang badan Saya hingga saya terjatuh dibuatnya seraya berkata “I said don’t disturb me, I want to sleep!â€. Mendengar amukannya semua terdiam dan suasana malam itu semakin mencekam.
Sekitar pukul 01.32 wib Saya mohon pamit kepada keluarga untuk kembali, karena hadirnya saya disitu hanya untuk mengajak berkomunikasi dan dia sudah mengatakan bahwa akan keluar pukul 3 dini hari, Saat itu tidak ada satupun warga yang dapat membantu mengeluarkannya. Sebelum pergi saya hanya memberikan saran agar menunggu sampai jam 3 pagi saat dia memutuskan untuk keluar dari tubuh Dea. Saya kembali diantar ke rumah oleh murid Saya. Di perjalanan pun Saya masih befikir ini merupakan hal yang benar-benar di luar nalar pikiran Saya dan masih sulit diterima oleh akal pikiran.
Saat plotting pembagian penempatan Saya mendapatkan lokasi pesisir pantai. Saya berpikir bahwa Bahasa Inggris dapat Saya gunakan saat ada turis datang ke desa tempat saya mengabdi. Namun, acap kali ekspetasi begitu kontras dengan realita. Di desa ini Saya memang menggunakan Bahasa Inggris sebagai penghubung dan penerjemah, akan tetapi bukan dengan turis, melainkan dengan makhuk halus yang berbicara Bahasa Inggris yang merasuki tubuh murid Saya.
Keesokan harinya masyarakat ramai membicarakan berita tentang kejadian semalam, bahkan hampir seluruh warga desa membicarakannya. Diana akhirnya keluar dari tubuh Dea pukul 02.30 WIB dan dia sendiri yang memberitahukan kepada keluarga bagaimana cara membantu agar ia bisa keluar dari tubuh Dea. Masyarakat Sikabau sampai memberi Saya gelar “Mr. Rizki sang penghubung makhluk halus†Ya ini merupakan sebuah pengalaman yang akan selalu teringat dalam kehidupan Saya. Diana sang pencekam hati dengan Mr. Rizki sang penghubung makhluk halus.
Yes, ini salah satu kisah nyata yang saya alami ketika mengabdi dan mengajar di Pasaman Barat Sumatra Barat sebagai guru SM-3T selama setahun di sana.
Related Posts

Guru MTsN 34 Jakarta, Wahyudhy, S.Pd dan Agus Heri Hermawan Raih Juara 3 Lomba Cipta Lagu Betawi Setu Babakan

GASING MTsN 34

KONTRIBUSI OSIS MTSN 34 JAKARTA TIMUR UNTUK MADRASAH

MATSAMA TAHUN PELAJARAN 2023/2024

BEDA DALAM GENGGAMAN PANCASILA

ISRA’ MI’RAJ & SAINS

16 Cerita Anak Tentang Karakter

Kembali! Prestasi diraih oleh Guru MTsN 34 Jakarta Dalam Dunia Literasi

Serah Terima Jabatan Dan Pelantikan Kepengurusan OSIS MTs N 34 Jakarta 2021-2022

Upacara Peringatan Hari Guru Nasional ke-76 di MTsN 34 Jakarta
