
Pandemi Covid-19 menyisakan banyak kesan bagi banyak orang. Semua aspek merasakan dampaknya. Dunia pendidikan selalu berharap akan adanya perubahan pada proses pembelajaran. Pembelajaran daring menuntut kemasan yang sangat berbeda dibanding pembelajaran tatap muka. Pendampingan siswa yang tidak optimal membuat beberapa guru menjadi “gerahâ€. Resep apa yang harus disajikan agar para peserta didik tetap senang dan tidak bosan mengikuti Pembelajarn Jarak Jauh. Dalam kondisi seperti ini guru mulai menggeliat untuk mencari formula pembelajaran yang menarik. Hal yang sudah dipraktekkan oleh Wahyuni Budi Hastuti di sela-sela mengemban tugas sebagai wakil bidang kurikulum dengan tugas pokok sebagai guru mata pelajaran IPA melakukan pembelajaran praktikum IPA secara virtual dengan menggunakan media PhET. Alhasil siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran dan mereka mengatakan sangat senang dengan pembelajaran yang dilakukan oleh Wahyuni Budi Hastuti. Mereka bilang “Pembelajaran yang dijelaskan Bu Yuni jelas dan sangat mudah dan asik oleh semua muridâ€.

Setelah selesai praktikum dan penyampaian materi, maka  evaluasi dilakukan engan menggunakan media Wordwall sebuah media untuk belajar sambil bermain karena ada ilustrasi gambar dan suara di dalamnya. Hasil evaluasi peserta didik menunjukkan angka yang menggembirakan. Wahyuni Budi Hastuti merasa bahwa apa yang sudah dilakukan dapat membuat peserta didik senang belajar. Berasa disiram air es di tengah teriknya panas. Bahagia rasanya bisa membuat siswa senang belajar.
Pengalaman yang sangat menarik dan memberikan kesan yang luar biasa bagi bu wakur ini kemudian dituangkan kedalam tulisan Best Practice.
Best Practice merupakan laporan uraian hasil pengalaman nyata seorang guru dalam memecahkan masalah yang dijumpai sesuai dengan tujuan pembelajaran dan memiliki nilai kebermanfaatan baik secara langsung untuk guru itu sendiri atau tidak langsung misalnya bagi rekan sejawat. Best practice juga berisi cara pembaharuan atau berinovasi untuk meningkatkan sebuah pembelajaran di lingkungan sekolah  bagi guru itu sendiri. Semoga apa yang sudah dilakukan Ibu wakakur MTs Negeri 34 Jakarta ini dapat lebih menambah semangat untuk memperbaiki proses pembelajaran jarak jauh dan dapat menginspirasi bagi rekan-rekan sejawat dalam menjalankan amanah. Semoga keberkahan selalu berada di setiap langkah kita dalam menjalani ibadah tuk mengantar anak-anak meaih masa depan, awh
Related Posts
Monev TKA KanwilL dan Kemenag Kota Kuatkan Semangat Berprestasi Murid Kelas 9 MTsN 34 Jakarta
Pelaksanaan ASAT MTs Negeri 34 Jakarta Berjalan Tertib dan Lancar
Fajar Herlambang: Humas Madrasah Harus Hadirkan Konten yang Menarik
Berita Kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 H di MTs Negeri 34 Jakarta
MTs Negeri 34 Jakarta Gelar Rapat Dinas Jelang Ramadhan
MTs Negeri 34 Jakarta Gelar Ujian Praktik sebagai Syarat Kelulusan Siswa Kelas IX
Awali Semester Genap, MTsN 34 Jakarta Teguhkan Pendidikan Karakter
MTsN 34 Jakarta Terapkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak
Jumat Humanis Letsgo
Apa itu Jumat Humanis? Yuk kita simak!
