Humas MTsN 34 Jakarta. Jakarta— Seluruh guru dan tenaga pendidikan MTs Negeri 34 Jakarta mengikuti kegiatan training motivasi pada Kamis, 17 Juli 2025. Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 wib dengan pembacaan ayat suci Alquran secara bersama-sama. Hj. Halwati, M.A, kepala MTs Negeri 34 Jakarta memimpin langsung pembacaan Q.S. Maryam ayat 30-35 oleh seluruh guru dan tenaga pendidikan.
Acara inti training motivasi dipandu oleh Wahyuni Budi Hastuti, M. Pd. Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrsaah, dan Mars MTs Negeri 34 Jakarta yang dipimpin oleh Iip Latipah, S. Ag dan Wahyudy, S. Pd. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua komite MTs Negeri 34 Jakarta, Asep saefudin, M.M dan Kepala MTs Negeri 34 Jakarta, Hj. Halwati, M.A.
Dalam sambutannya Halwati menyampaikan, “ jadilah guru yang dicintai oleh anak didik, guru yang dicintai oleh anak didik adalah guru yang kehadirannya diharapkan oleh anak didik, dan dijadikan role model oleh mereka”. Halwati berharap Training Motivasi ini diikuti dengan baik, untuk mencharge ruh Bapak dan Ibu GTK dalam melayani masyarakat menjadi lebih baik, Guru Madrasah memiliki peran penting dalam Pendidikan peserta didik, didiklah siswa untuk dapat mengenal dirinya. Peserta didik butuh bimbingan guru untuk mengenal sifat-sifat baik, oleh karena itu ajarkan dan jadilah uswatun hasanah bagi mereka.
Kegiatan motivasi guru dan tenaga pendidikan MTs Negeri 34 Jakarta merupakan salah satu rangkaian kegiatan penutup Rapat Kerja (Raker) yang bertujuan untuk memutakhirkan ilmu yang telah dimiliki oleh guru dan tenaga kependidikan, khususnya di bidang pendidikan.
Dr.Tubagus Wahyudi, ST, MCHT, CHI, Founder Kahfi BBC Motivator School (Sekolah Motivator Pertama di Indonesia) narasumber dalam kegiatan motivasi ini mengungkapkan bahwa sebagai seorang guru harus menyadari bahwa profesi guru adalah ladang ibadah. Selain itu, sebagai guru haruslah terus belajar untuk meningkatkan kompetensi.
Kenali dirimu, kata tubagus yang lebiih senanng dipanggil Om wi, pada pembukaan motivasi. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Dalam Islam diajarkan kepada penganutnya untuk bersifat baik; benar, jujur, tanggungjawab, berbagi cinta, bahagia, dan semua sifat baik yang ada dalam asmaul husna. Sifat-sifat inilah yang harus dimiliki oleh diri kita selaku umat Islam. Akhirnya, ketika manusia sudah mengenal dirinya maka akan memperoleh sifat “ ITAM : Iman, Taqwa, Amal, dan Manfaat”, lanjut Om Wi.
Kunci untuk mengetahui apakah kita sudah mengenal diri kita adalah “KTBAKKTTAIA : Kita Tidak Tahu Apa Kalau Kita Tidak Tahu Itu Apa”; Contohnya, kita tidak bisa jujur kalau kita tidak tahu apa itu Jujur. Sebagai seorang beriman kepada Allah SWT, kata jujur harus berdasarkan Alquran. Begitupula dengan sifat-sifat baik lainnya. Sehingga standar yang dimiliki semua orang yang beriman adalah sama, ungkap Om Wi. Jangan hidup setengah-setengah, karena Islam diturunkan oleh Allah SWT secara Kaffah, Ketika kita mengaku sebagai seorang beriman, maka jalanilah Islam secara kaffah pula, demikian Closing steatmen dari Om Wi.
Kegiatan motivasi yang bertemakan “Mewujudkan GTK berjiwa ALFA: Amanah, Loyal, Futuristik, Aktif” sangatlah bermanfaat bagi para guru dan tenaga kependidikan MTs Negeri 34 Jakarta sebagai bekal dalam menjalankan peran sebagai pendidik demi membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah.

Related Posts
Monev TKA KanwilL dan Kemenag Kota Kuatkan Semangat Berprestasi Murid Kelas 9 MTsN 34 Jakarta
Pelaksanaan ASAT MTs Negeri 34 Jakarta Berjalan Tertib dan Lancar
Fajar Herlambang: Humas Madrasah Harus Hadirkan Konten yang Menarik
Berita Kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 H di MTs Negeri 34 Jakarta
MTs Negeri 34 Jakarta Gelar Rapat Dinas Jelang Ramadhan
MTs Negeri 34 Jakarta Gelar Ujian Praktik sebagai Syarat Kelulusan Siswa Kelas IX
Awali Semester Genap, MTsN 34 Jakarta Teguhkan Pendidikan Karakter
MTsN 34 Jakarta Terapkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak
Jumat Humanis Letsgo
Apa itu Jumat Humanis? Yuk kita simak!
