Berkarya Tak Mengenal Usia, MTsN 34 Jakarta  Lakukan Komitmen Bersama Raih Prestasi

Jakarta —. Humas MTsN 34 Jakarta. Minggu (17/8/2025) merupakan momen penting dalam perjalanan MTsN 34  Jakarta. Bertepatan dengan HUT RI yang ke 80 ini, dicanangkan sebuah komitmen bersama  dalam bentuk IKRAR MOTTO Madrasah baik Siswa, Guru, dan Tenaga Kependidikan untuk berprestasi menjadi yang terbaik sesuai potensi masing-masing.

Komitmen bersama dilakukan setelah pelaksanaan Upacara HUT RI yang ke 80. Dalam suasana memperingati Hari Kemerdekaan ini, semangat kemerdekaan diharapkan dapat menumbuhkan dan membangunkan energi positif berkompetisi. Setiap orang memiliki kelebihan, ketika kelebihan itu diasah dan diolah  maka akan muncul prestasi-prestasi gemilang, ungkap Halwati Kepala MTsN 34 Jakarta.

Dalam kesempatan ini, torehan-torehan prestasi siswa dan guru diapresiasi. Hal ini untuk memberikan penghargaan sekaligus motivasi bagi siswa dan GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan). Diantara siswa berprestasi  tersebut adalah dibidang akademik: Izzati Aprillia siswi kelas VII dan dibidang Keagamaan : Kayla Khairunisa Siswi Kelas IX. Dibagian GTK adalah  Wahyuni Budi Hastuti berprestasi dalam menulis Puisi dan Buku Antologi (Fiksi) dan Usup Sidik berprestasi sebagai penulis buku Pelajaran (Non Fiksi).

“One Student endless Achievement,  One Teacher Endless Achiecvement and One Educational Staff Endless Achievement”, adalah komitmen untuk menjadikan MTsN 34 Maju Bermutu Mendunia, Imbuh Halwati dalam sambutannya. Dengan pencanangan komitmen tersebut, setiap warga madrasah diharapkan mampu keluar dari zona nyaman. Tidak menganggap diri tidak mampu, sehingga potensi yang seharusnya dimiliki bisa berkembang dan menorehkan prestasi.

Bagi guru, dalam program yang digaungkan kementerian Pendidikan, bahwa setiap guru wajib untuk belajar sampai kapanpun. Guru belajar murid bertumbuh, demikian tagline Temu Pendidik Nusantara.  Untuk mendidik siswa dengan dengan perkembangan dunia saat ini, guru harus melek teknologi dan menjadikan teknologi sebagai media untuk mendidik siswa.  Sehingga inovasi yang dilakukan oleh guru dapat menorehkan prestasi baginya.

Gunakan kesempatan yang diberikan oleh madrasah untuk mengembangkan diri. Bagi siswa banyak ruang yang diberikan oleh madrasah baik itu  yang memiliki potensi akademik, non akademik, dan keagamaan. Manfaatkan sebaik mungkin, dengan waktu dan fasilitas yang sudah disediakan, sehingga waktu selama 3 tahun di Madrasah dapat bernilai dan tidak sia-sia, pesan Halwati dilain kesempatan.

Wahyuni dan Usup GTK Berprestasi di Madrasah sepakat dalam statementnya, mengawali itu sulit, banyak tantangan dan hambatan. Namun berusaha terus dengan motivasi kuat dan dukungan dari teman-teman  sejawat sangat mempengaruhi kami untuk terus melangkah. Tidak ada kesuksesan tanpa kegagalan, kami pernah mengalami kegagalan namun dengan tekad kuat kegagalan itu akhirnya berbuah manis, prestasi gemilang yang kami raih. Wallahu a’lam bishawab.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below